Welcome
Welcome to Cross-written
Posted on 19.42

A Struggling Christian

Filed Under () By William di 19.42

Aku masih ingat dengan jelas, waktu saudara seiman bertanya "Bagaimana kamu bisa begitu yakin kamu bisa tetap menjadi seorang kristen, sampai akhir? Jalan itu ngga mudah lho".

Sekarang aku berada diposisi yang sama dengan sodara seimanku itu. Cuman aku percaya (dan juga berharap) kalau aku yang sekarang ini berada di posisi / perspektif yang berbeda. Ini list dari pergumulan2 yang aku sering hadapin, dan mungkin beberapa dari kalian juga pernah dan lagi mengalamin:

  1. Kurang baca Alkitab
  2. Kurang berdoa
  3. Kurang waktu untuk membaca buku rohani / kristen yang sudah menumpuk di lemari.

dan juga untuk hal2 yang umum seperti:
  1. Tidak mau memberi pengemis karena aku juga hidup pas-pas an.
  2. Tidak cukup istirahat karena waktu mau aku pakai buat cek friendster ato nonton film.
  3. Menonton DVD, CD bajakan karena murah
  4. Menyumbang secukupnya dan cari duit sebanyak mungkin mumpung masih muda
  5. Belanja sebanyak mungkin buku rohani dengan alasan buat keperluan Tuhan.
Dan list ini bakal berlanjut panjang sekali kalo aku terus sebutin. Aku juga masih bergumul sama cara berbicara dan bertingkah laku .. tapi aku ngga bakal jelasin terlalu detail disini.

Tapi banyak sekali hal yang aku bisa berterimakasih sama Tuhan, meskipun aku terus bergumul. Dan aku percaya kalo Tuhan yang berkuasa, Tuhan juga udah pilih aku pertama-tama untuk percaya dan bernaung dibawah Dia. Dan aku yakin Tuhan bakal hantar aku sampai akhir.

Kalau aku percaya bahwa aku (manusia) berkuasa atas hidupku, aku yakin aku ngga bakal kristen sampai sekarang, karena aku tahu banyak sekali hal didunia ini yang bakal aku sukai dan cintai ..

tetapi dari semua itu, aku belajar untuk "be content", dalam arti belajar untuk puas dalam segala hal. Ini semua karena hidupku sudah dibuat sempurna didalam Tuhan Yesus pemimpin hidupku. Aku ngga mau lagi hidup untuk diriku sendiri. Dan aku mau hidup di jalan Yesus ...

Meskipun aku selalu bergumul sebagai umat kristen,
Tuhan Yesus sudah membayar harga di kayu salib untuk ku.

Dan untuk itu, hidupku tidak akan sama lagi.

1 komentar

Jed Revolutia on 25 Oktober 2007 pukul 09.09  

thanks for the sharing